Resep Aromaterapi Atasi Keram Perut Ibu Hamil

Ibu hamil umum mengalami rasa nyeri seperti kram di sekitar abdomen (perut bawah) yang terasa pada saat duduk atau berbaring. Nyeri ini disebabkan ikatan sendi pada tulang yang menopang rahim tertarik.

Kompreslah bagian yang nyeri dengan handuk hangat yang telah diberi 2 tetes lavender oil, 2 tetes mandarin oil dan 2 tetes sandalwood oil. Kompres ini berguna melemaskan otot di sekitar sendi. Dapat pula mencampur minyak esensial di atas dengan 10 ml minyak sweet almond dan membalurkannya ke perut. Namun resep ini hanya boleh digunakan pada ibu hamil dengan usia kandungan minimal 4 bulan. Jika kehamilan masih berusia 1-3 bulan, cukup mengompresnya dengan botol berisi air hangat.

Sumber : Aromaterapi Sahabat calon Ibu oleh Rina Poerwadi.

Advertisements

Manfaat Pijat Bagi Ibu Hamil

Pijat sangat bermanfaat dilakukan terhadap ibu hamil karena dapat mengurangi stres dan merilekskan tubuh. Pijat akan membantu meredakan kejang otot dan kram akibat beban ekstra yang harus dibawa oleh ibu hamil dan perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan. Pemijatan juga membantu menguatkan proses kehamilan dengan cara memperlancar aliran darah, sirkulasi limpa, mengurangi edema, dan membantu menyiapkan kesiapan mental dan fisik ibu. Selain itu, juga berfungsi mengurangi stres persendian akibat beban ekstra dan membantu memaksimalkan kapasitas pernafasan yang sangat diperlukan dalam proses melahirkan. Continue reading

Ibu Hamil dan Aromaterapi

Aromaterapi baik dipakai guna meringankan keluhan-keluhan yang kerap dialami oleh ibu hamil. Namun perlu diingat, pemakaian aromaterapi bagi ibu hamil harus memperhatikan kontra indikasinya bagi kehamilan. Karena salah-salah, pemakaian aromaterapi bisa beresiko menyebabkan keguguran.

Secara umum, ibu hamil dengan usia kandungan di bawah 4 bulan atau trimester pertama tidak boleh memakai aromaterapi. Pasalnya banyak minyak esensial yang bersifat emmenagogue atau bersifat melancarkan aliran darah di area rahim, sehingga hal ini dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Aromaterapi baru boleh dipakai pada usia kehamilan 4 bulan ke atas, itupun tidak semua minyak esensial aman. Karenanya penggunaan aromaterapi bagi ibu hamil sebaiknya harus berkonsultasi pada yang ahli. Continue reading

Aromaterapi untuk Ibu Hamil

Jual Tungku Aromatherapy

Aromaterapi, di luar negeri, merupakan salah satu terapi alamiah yang banyak digunakan guna membantu wanita menjalani masa kehamilannya. Kini terapi wewangian alami ini pun mulai digunakan di Indonesia. Pasalnya masalah-masalah fisik maupun emosi yang menyertai semasa kehamilan kerap membuat tak nyaman dan terasa mengganggu. Semisal nyeri pinggang, kenaikan berat badan, cepat lelah, mood yang tak menentu dan berbagai ketidakseimbangan fisik dan emosional akibat perubahan hormon.

Beberapa minyak esensial dapat membantu menstabilkan hormon yang bergejolak semasa kehamilan, menenangkan atau meningkatkan semangat, dan meredakan stres yang bisa berdampak buruk bagi kehamilan. Namun apabila itu menyangkut masalah medis berat seputar kehamilan maka harus ditangani oleh dokter.

Air teramat penting bagi wanita hamil, minumlah air putih sesering mungkin untuk membantu mengeluarkan kelebihan air sehingga terhindar dari edema (water retention). Mandi berendam dalam air hangat yang telah dibubuhi beberapa tetes aromaterapi juga amat baik meredakan ketegangan dan kelelahan.

Namun pemakaian aromaterapi bagi ibu hamil haruslah berkonsultasi pada ahlinya, sebab pemakaian yang salah atau ceroboh dapat membahayakan kehamilan. Ibu hamil tidak dianjurkan memakai minyak esensial pada usia kehamilan trimester pertama (1-3 bulan). Pasalnya banyak jenis minyak esensial yang bersifat emmenagogue yang dapat meluruhkan kandungan, antara lain anis, basil, clary sage, bay, cypress, cedarwood, fennel, lavender, nutmeg, pepepermint, rose, jasmine dsb. Memasuki usia kehamilan trimester kedua maka minyak esensial boleh dipakai, namun itu pun tidak untuk semua jenis dan dengan catatan tidak ada riwayat kontraksi dini.

Sumber: Buku “Aromaterapi Sahabat Calon Ibu” oleh Rina Poerwadi

Aromaterapi untuk Ibu Hamil Bolehkah?

Jual Natural Essential Oil

Aromaterapi baik dipakai guna meringankan keluhan-keluhan yang kerap dialami oleh ibu hamil. Namun perlu diingat, pemakaian aromaterapi bagi ibu hamil harus memperhatikan kontra indikasinya bagi kehamilan. Karena salah-salah, pemakaian aromaterapi bisa beresiko menyebabkan keguguran.

Secara umum, ibu hamil dengan usia kandungan di bawah 4 bulan atau trimester pertama tidak boleh memakai aromaterapi. Pasalnya banyak minyak esensial yang bersifat emmenagogue atau bersifat melancarkan aliran darah di area rahim, sehingga hal ini dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Aromaterapi baru boleh dipakai pada usia kehamilan 4 bulan ke atas, itupun tidak semua minyak esensial aman. Karenanya penggunaan aromaterapi bagi ibu hamil sebaiknya harus berkonsultasi pada yang ahli.

Lantaran cara kerja aromaterapi meliputi aspek fisik, psikis dan mental maka terapi alamiah ini sangat baik digunakan bagi ibu hamil yang kerap mengalami gangguan fisik dan emosi selama masa kehamilannya. Keluhan-keluhan fisik yang jamak dialami adalah mual, kaki kram, tangan dan kaki bengkak, nyeri punggung dan pinggang. Begitu pun dengan keluhan emosional seperti morning sickness, stres dan rasa lelah.

Selain jenis minyak esensial, penggunaan aromaterapi bagi ibu hamil juga harus memperhatikan dosis pencampuran agar aman. Pemakaian aromaterapi untuk massage amat baik meringankan keluhan ibu hamil karena selain zat obatnya yang berkhasiat, massage juga amat bermanfaat memberikan ketenangan baik pada ibu maupun bayi dalam kandungan. Massage teratur pada ibu hamil juga akan mempermudah proses persalinan. Namun hendaknya massage dilakukan dengan teknik khusus yang nyaman untuk sang ibu sekaligus aman bagi kandungannya.

Marun Rumah Aromaterapi di Bogor, Jawa Barat menyediakan layanan pijat ibu hamil dengan menggunakan aromaterapi guna meringankan keluhan-keluhan yang kerap dialami semasa kehamilan.