Kenali Aromaterapi “Sebenarnya”

5 ml
5 ml

Aromaterapi belakangan sedang booming, ia kerap menjadi jimat penglaris berbagai produk kecantikan, kesehatan maupun layanan spa dan salon. Bahkan produk pembersih lantai dan obat nyamuk pun mengklaim produknya sebagai produk aromaterapi. Tapi apa iya?

Jadilah konsumen yang cerdas, sebelum Anda menggunakan produk-produk “aromaterapi” tersebut cari tahu dulu apa itu aromaterapi yang sebenarnya.

Prasyarat aromaterapi adalah menggunakan essential oil alami yang berasal dari tumbuhan, dan bukan sintetis berbahan kimia. Essential oil amat banyak jenisnya, mulai dari yang berbau harum lantaran berasal dari bunga-bungaan seperti rose, lavender, jasmine atau geranium hingga yang berbau rempah atau herbal karena berasal dari bagian biji, akar, batang atau daun seperti pala, akar wangi, kayumanis dan kayuputih. Essential oil yang berasal dari bunga harganya amat mahal karena untuk mendapat satu mililiter essential oil nya saja dibutuhkan ribuan kuntum bunga. Walhasil dibuatlah essential oil sintetis nya yang berbahan kimia.

Industri parfum telah lama berhasil mensintesis essential oil seperti rose, lavender ataupun jasmine. Wanginya memang mirip namun tidak demikian halnya dengan komposisi zat kimianya. Essential oil alami memiliki komposisi kimia yang demikian kompleks sehingga sukar ditiru, termasuk zat aromatik yang terkandung di dalamnya. Karena itu, pengobatan alami memakai aromaterapi sesungguhnya sama halnya dengan pengobatan herbal lainnya, it is called a gift from nature.   Apa yang tidak dapat ditiru oleh obat-obatan kimia adalah unsur life force yang terdapat di dalam pengobatan dari alam ini.

Memastikan essential oil alami alias yang asli memang tidak mudah. Tes kromatografi adalah uji laboratorium yang mengenali keaslian essential oil, tapi harganya lumayan mahal. Tapi jangan khawatir, ada sejumlah cara sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri, meski tentunya tidak seakurat tes lab ya 🙂

Berikut ini cara sederhana membedakan essential oil alami dari yang sintetis:

  • Dikemas dalam botol kaca gelap. Nah, kalau kamu pernah melihat minyak aromaterapi dalam botol-botol kaca bening berukuran kecil dalam aneka wangi sebaiknya jangan dibeli. Sebab hampir bisa dipastikan itu essential oil sintetis atau telah dicampur pelarut.
  • Harga essential oil bervariasi. Jadi kalau kamu menemukan essential oil dengan volume dan harga yang sama sebaiknya jangan dibeli. Pasalnya bahan baku essential oil berasal dari alam. Logikanya kalau kita membeli 1 kg bunga mawar vs 1 kg biji pala harganya pasti beda kan? Selain itu, masih ada pula faktor rendemen minyak yang dihasilkan dari tiap-tiap bahan baku yang berbeda. Misalnya daun serai wangi (citronella) memiliki persentase rendemen minyak yang tinggi, tetapi bunga mawar sangat sedikit. Sehingga untuk menghasilkan 1 ml essential oil mawar dibutuhkan hingga puluhan ribu kuntum mawar.
  • Kalau diteteskan di atas kertas dan didiamkan hingga beberapa jam, essential oil alami tidak akan meninggalkan bekas karena ia cepat menguap. Itulah sebabnya essential oil juga kerap disebut minyak terbang. Note: Kecuali untuk jenis yang berwarna pekat dan kental seperti patchouli atau vetivert.
  • Sejumlah oil seperti green tea, lily, lotus, strawberry, apel, vanilla hampir bisa dipastikan adalah essential oil sintetis.
  • Aroma essential oil sintetis umumnya sangat tajam dibandingkan essential oil alaminya.

Jadi teliti sebelum membeli untuk mendapatkan khasiat aromaterapi yang “sebenarnya”.

Yuk, Cermat Memilih Produk Aromaterapi!

tips memilih produk aromaterapiAromaterapi belakangan sedang tren, ia kerap menjadi jimat penglaris berbagai produk kecantikan, kesehatan maupun layanan spa dan salon. Bahkan produk pembersih lantai dan obat nyamuk pun mengklaim produknya sebagai produk aromaterapi. Tapi apa iya?

Jadilah konsumen yang cerdas. Sebelum Anda menggunakan produk-produk “aromaterapi” tersebut cari tahu dulu apa itu aromaterapi yang sebenarnya.

Prasyarat aromaterapi haruslah menggunakan essential oil alami yang berasal dari tumbuhan, dan bukan sintetis berbahan kimia. Essential oil amat banyak jenisnya, mulai dari yang berbau harum, lantaran berasal dari bagian bunga seperti rose, lavender, jasmine atau geranium, hingga yang berbau rempah atau herbal karena berasal dari bagian biji, akar, batang atau daun seperti pala, akar wangi, kayumanis dan kayuputih. Essential oil yang berasal dari bunga harganya amat mahal karena untuk mendapat satu mililiter essential oil saja dibutuhkan ribuan kuntum bunga. Walhasil dibuatlah essential oil sintetis nya yang berbahan kimia.

Industri parfum telah lama berhasil mensintesis essential oil seperti rose, lavender ataupun jasmine, wanginya memang mirip namun tidak demikian halnya dengan struktur aromatiknya yang justru berkhasiat untuk pengobatan aromaterapi. Dr.Rachmi Primadiati dalam bukunya “Aromaterapi Perawatan Alami untuk Sehat dan Cantik” mengatakan bahwa essential oil sintetis tidak dapat dipakai untuk aromaterapi.  Selain minus stuktur aromatik, essential oil sintetis juga tidak memiliki unsur life force yang terdapat dalam essential oil alami dari tumbuhan.Continue reading “Yuk, Cermat Memilih Produk Aromaterapi!”

Tips Facial

Ladies,

Terimakasih bagi Anda yang telah berpartisipasi dalam polling kami. Berdasarkan suara yang masuk, rupanya perawatan yang paling sering dilakukan di spa/salon adalah facial. Maka berikut ini kami sajikan artikel tentang tips melakukan facial yang baik. Semoga bermanfaat!

Merawat kulit wajah sebetulnya tidak perlu ke salon. Asalkan kamu ngga malas melakukan langkah-langkah perawatan wajah harian yakni membersihkan, melembabkan dan menutrisi. Namun ada kalanya perawatan ke salon perlu dilakukan pada kondisi tertentu seperti untuk melakukan pembersihan kulit yang lebih mendalam, semisal mengangkat komedo atau jerawat, menutrisi hingga mencapai jaringan kulit yang lebih dalam seperti suntik vitamin C hingga perawatan kulit wajah dengan masalah khusus seperti keriput, jerawat meradang, kulit sensitif dsb.

Jika Anda bermaksud melakukan facial di salon ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan: Pertama, pastikan alat-alat yang digunakan steril terutama sendok pengangkat jerawat untuk mencegah infeksi. Kedua, pastikan kosmetik yang dipakai cocok untuk kulitmu sehingga tidak menimbulkan alergi. Continue reading “Tips Facial”

Tips Mengenali Minyak Esensial Berkualitas

Banyak orang beranggapan bahwa semua produk berlabel “essential oil” merupakan minyak esensial yang asli dan alami. Sayangnya, tidak semua produk tersebut berasal dari bahan alami atau asli dari tumbuhan. Seiring kemajuan teknologi, di pasaran banyak ditawarkan minyak esensial dari bahan kimia tanpa ada unsur tumbuhan sama sekali. Padahal prasyarat minyak esensial dan aromaterapi haruslah menggunakan minyak saripati tumbuhan.

Di luar negeri, AS dan Eropa misalnya, mengingat ketatnya peraturan dan sanksi yang diterapkan FDA dan MEE dalam menetapkan bahan yang akan dikonsumsi manusia, hampir bisa dipastikan bahwa bahan yang dicantumkan pada label adalah benar adanya. Minyak esensial berkualitas yakni alami dan tidak dicampur berlabel “pure essential oil“.Continue reading “Tips Mengenali Minyak Esensial Berkualitas”

Resep Aromaterapi Atasi Keram Perut Ibu Hamil

Ibu hamil umum mengalami rasa nyeri seperti kram di sekitar abdomen (perut bawah) yang terasa pada saat duduk atau berbaring. Nyeri ini disebabkan ikatan sendi pada tulang yang menopang rahim tertarik.

Kompreslah bagian yang nyeri dengan handuk hangat yang telah diberi 2 tetes lavender oil, 2 tetes mandarin oil dan 2 tetes sandalwood oil. Kompres ini berguna melemaskan otot di sekitar sendi. Dapat pula mencampur minyak esensial di atas dengan 10 ml minyak sweet almond dan membalurkannya ke perut. Namun resep ini hanya boleh digunakan pada ibu hamil dengan usia kandungan minimal 4 bulan. Jika kehamilan masih berusia 1-3 bulan, cukup mengompresnya dengan botol berisi air hangat.

Sumber : Aromaterapi Sahabat calon Ibu oleh Rina Poerwadi.